Kain Tenun Polos Serat Karbon

Fiberglass Roving
July 06, 2025
Category Connection: Kain Serat Karbon
Brief: Temukan kinerja unggul dari Lembaran Kain Serat Karbon Kustom yang Ditenun Untuk Aplikasi Industri. Menampilkan kain karbon tenunan ortogonal dengan kekuatan biaksial seimbang, permukaan ultra-presisi, dan infus resin cepat, ideal untuk industri dirgantara, otomotif, dan robotika.
Related Product Features:
  • Kain karbon tenunan ortogonal dengan jalinan pakan lusi 1:1 untuk kekuatan biaksial yang seimbang dan stabilitas dimensi yang unggul.
  • Kekuatan dua arah dengan ±5% isotropi pada arah lungsin/pakan dan ketahanan geser 40% lebih tinggi dibandingkan tenunan kepar.
  • Permukaan ultra-presisi dengan kerataan ≤0,1 mm/m², cocok untuk pencetakan dengan toleransi tinggi pada komponen ruang angkasa.
  • Infus resin cepat dengan porositas <3% dan waktu pembasahan epoksi <25 detik pada 25°C.
  • Tersedia dalam berbagai tingkatan (T300/T700) dengan kepadatan areal yang dapat disesuaikan untuk berbagai aplikasi industri.
  • Bersertifikasi untuk penggunaan dirgantara dan otomotif dengan kepatuhan NADCAP AC7114, AS9100, dan IATF 16949.
  • Laporan validasi ILSS gratis (ASTM D2344) disediakan untuk jaminan kualitas.
  • Ideal untuk industri seperti olahraga, UAV, konstruksi, otomotif, dirgantara, dan robotika.
FAQ:
  • Apa keuntungan utama menggunakan kain serat karbon tenunan polos?
    Kain serat karbon tenunan polos menawarkan kekuatan dua arah dengan isotropi ±5%, ketahanan geser 40% lebih tinggi dibandingkan tenun kepar, dan stabilitas dimensi yang unggul, sehingga ideal untuk aplikasi dengan toleransi tinggi.
  • Industri manakah yang biasa menggunakan kain serat karbon ini?
    Kain ini banyak digunakan dalam industri dirgantara, otomotif, olahraga, UAV, konstruksi, dan robotika untuk aplikasi seperti rangka drone, pelapis pintu mobil, dan panel surya satelit.
  • Sertifikasi apa yang dimiliki kain serat karbon ini?
    Kain ini disertifikasi dengan NADCAP AC7114, AS9100, dan IATF 16949, memastikan kepatuhan terhadap standar industri dirgantara dan otomotif.